RENUNGAN HARIAN KATOLIK (KAMIS, 9 NOVEMBER 2023)



RENUNGAN HARIAN KATOLIK

KAMIS, 9 NOVEMBER 2023

Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran

Yeh. 47:1-2,8-9,12; Mzm. 46:2-3,5-6,8-9; 1Kor. 3:9b-11,16-17; Yoh. 2:13-22.

BcO 1Ptr. 2:1-17 atau Why. 21:9-27

Warna Liturgi Putih

Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?" Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?" Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan merekapun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

Renungan:

Hari ini, Gereja merayakan Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran di Roma pada 9 November 324 oleh Paus Silvester. Setiap uskup mempunyai katedral, dan katedral dari Paus adalah Basilika Lateran, yang disebut induk dari semua (bangunan) gereja di seluruh dunia. Pada awalnya, basilika ini disebut Basilika Sang Juru Selamat, tetapi kemudian basilika ini dibaktikan kepada Santo Yohanes Pembaptis dan Yohanes Penginjil sehingga dikenal sebagai Basilika Santo Yohanes Lateran. 

Injil hari ini mengisahkan tindakan kenabian Yesus, yakni menyucikan Bait Allah yang merupakan pusat kultus dan persembahan orang Yahudi. Bait Allah yang seharusnya menjadi tempat penyembahan justru digunakan sebagai tempat perdagangan binatang dan penukaran uang. Mereka berdagang dengan melipatgandakan harga hingga 20-30 kali lipat, demikian pula penukar uang memberi harga 1/6 dari kurs normal. Pemangku otoritas Bait Allah mendapat keuntungan dari proses penukaran tersebut. Inilah yang disebut sebagai ketidakadilan, dan justru terjadi di Bait Allah. Menyucikan Bait Allah berarti memberikan tempat kepada orang asing untuk beribadat kepada Allah, bersikap adil dan tidak mencari keuntungan dengan pemerasan. Bait Allah adalah tempat di mana orang dekat dan menikmati kebersamaan dengan Allah. 

Gereja, cara hidup, dan pastoral harus terus disucikan sehingga setiap orang dapat datang bertemu Allah dan mengalami kedekatan dengan-Nya. Pintu Gereja hendaknya selalu terbuka terhadap siapa pun yang mau datang kepada Allah. Pelayanan Gereja hendaknya juga menjangkau mereka yang terpinggirkan. Gereja adalah tempat kudus, pelayanannya seperti air yang memberikan kesegaran dan kekudusan bagi siapa pun dan di mana pun mereka berada. 

Ya Bapa, kuasailah dan pakailah hidup kami supaya dapat menjadi oase bagi semua orang yang kami jumpai. Amin. 

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (KAMIS, 9 NOVEMBER 2023)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel