RENUNGAN HARIAN (KAMIS, 25 AGUSTUS 2022)



RENUNGAN HARIAN

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022

PEKAN BIASA XXI (HIJAU)

Pw. St. Ludowikus; St. Yosef dr Calasanz

BACAAN I: 1Kor. 1:1-9

MAZMUR: 145:2-3.4-5.6-7;

BACAAN INJIL: Injil Matius 24:42-52

DOA PAGI:

Allah Bapa Mahaagung, Engkaulah sumber iman dan cinta kasih kami. Semoga iman kami berkembang subur dalam aneka situasi sesulit apa pun. Bantulah kami agar semakin tekun beriman kepada-Mu dalam situasi zaman ini. Amin

RENUNGAN:

Bersikap siap siaga sering dikaitkan dengan bahaya yang sedang mengancam, entah itu bencana alam, perang atau peristiwa lain yang perlu disikapi seperti itu. Dalam kutipan Injil hari ini, berjaga-jaga diperlukan untuk mengantispasi kemungkinan datangnya pencuri yang merupakan salah satu ancaman yang mesti diwaspadai. Waktu datangnya tidak bisa diperkirakan dan ditebak, bahkan datang atau tidaknya tidak ada kepastian. Kurangnya kepastian itu sering membuat hamba itu lengah, lalai bahkan lupa. Ketika peristiwa yang tak terduga itu terjadi barulah siaga. Setelah kecurian barulah berjaga-jaga. Saatnya sudah lewat. Yang masih tinggal hanyalah penyesalan. Sikap semacam itulah yang sering terjadi dalam hidup kita, yaitu tidak senantiasa siap siaga. 

Hamba yang diserahi tugas berjaga, memang tidak tahu kapan tuannya akan datang, tetapi kedatangannya pasti. Ketidakpastian waktu sering menyebabkan adanya kelalaian sehingga ketika tuannya datang, didapatinya hamba itu sedang tidak berjaga. Yang lebih parah adalah dengan sengaja melalaikan tugas dan tanggung jawab yang ditunjukkan dengan membuat onar, berkelai dengan sesama serta mabuk-mabukan. Hamba seperti itu pasti tidak akan berkenan pada tuannya dan akan diberi hukuman berat. Sebaliknya, hamba yang sedang berjaga ketika tuannya datang, akan menerima penghargaan dan diberi kepercayaan yang lebih besar dengan tanggung jawab yang lebih besar pula. Bangsa Yahudi yang mendapat kesempatan pertama untuk menerima janji Allah menjadi bangsa terpilih seharusnya bersyukur dan terus setia kepada-Nya dan mempertanggungjawabkan martabat luhur, sebagai umat-Nya dengan senantiasa setia kepada-Nya. Namun mereka bukan hanya kurang setia, tetapi memandang Yesus, Putra Allah itu sebagai sosok yang harus mereka disingkirkan. 

Para pengikut Kristus adalah orang terpilih dan telah diangkat menjadi putra-putri Allah. Oleh karenanya setiap pengikut Kristus mesti berusaha hidup sesuai dengan martabat luhur itu dengan cara senantiasa setia menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan, baik dalam keluarga, pekerjaan maupun di tengah masyarakat. Itulah wujud sikap berjaga dan siap siaga yang sesungguhnya; bukan bersiaga seperti menghadapi bahaya. Jika sewaktu-waktu Tuhan datang, seperti hamba yang setia, kita didapatinya sedang menjalankan tugas dan akan diberi keselamatan seperti dijanjikan-Nya. Untuk bisa tetap setia memang diperlukan kesungguhan hati dan usaha keras, seperti seorang hamba yang selalu berjaga, meskipun ada rasa kantuk dan lelah.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN (KAMIS, 25 AGUSTUS 2022)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel