RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 3 FEBRUARI 2026)
RENUNGAN HARIAN KATOLIK
SELASA, 3 FEBRUARI 2026
St. Blasius, St. Ansgarius
2Sam. 18:9-10,14b,24-25a,30 - 19:3; Mzm. 86:1-2,3-4,5-6; Mrk. 5:21-43
BcO Kej 28:10 - 29:14.
Warna Liturgi Hijau
RENUNGAN HARIAN:
Dalam Injil hari ini, Yesus menyentuh dua kehidupan sekaligus: seorang perempuan yang menderita sakit pendarahan dan anak Yairus. Peristiwa ini memperlihatkan satu hal yang sama: belas kasih Yesus tidak pernah mengenal batas. Ia menyentuh yang najis, yang tersingkir, dan yang tak berdaya, tidak hanya untuk menyembuhkan tubuh, tetapi juga memulihkan martabat dan harapan.
Kontras dengan Injil, bacaan dari Kitab 2Samuel menunjukkan sisi rapuh manusia. Raja Daud menangis atas kematian Absalom, anaknya yang memberontak. Daud tidak bersorak karena menang perang, tetapi berkabung karena kehilangan anak. Ini menunjukkan bahwa cinta sejati tetap peduli, bahkan kepada yang menyakiti. Namun, dalam kepedihan itu, ia juga harus belajar menyeimbangkan antara tanggung jawab sebagai raja dan kasih sebagai ayah.
Dalam kehidupan bersama, kita pun sering dihadapkan pada pilihan: membalas atau mengampuni, menjauh atau menyentuh. Kita dipanggil untuk menghadirkan belas kasih yang menyembuhkan - di rumah, di komunitas, dan dalam masyarakat. Di tengah budaya saling menjatuhkan, marilah kita memilih untuk menyentuh, menyapa, dan memulihkan sesama.
Ya Tuhan, tuntunlah kami agar mampu menjadi saluran kasih-Mu bagi sesama. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 3 FEBRUARI 2026)"
Post a Comment