RENUNGAN HARIAN KATOLIK (RABU, 4 FEBRUARI 2026)
RENUNGAN HARIAN KATOLIK
RABU, 4 FEBRUARI 2026
Hari Biasa
2Sam. 24:2,9-17; Mzm. 32:1-2,5,6,7; Mrk. 6:1-6
BcO Kej 31:1-21
Warna Liturgi Hijau
RENUNGAN HARIAN:
Yesus mengalami penolakan di kampung halaman-Nya sendiri. Orang-orang yang mengenal-Nya sejak kecil mempertanyakan, "Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria?" (Mrk. 6:3) . Mereka tidak mampu melihat karya Allah karena terlalu terpaku pada latar belakang manusiawi Yesus. Penolakan itu membatasi karya kasih Allah di tengah mereka.
Dalam Bacaan Pertama, Daud juga gagal mengenali batasnya sebagai manusia. Ia memerintahkan sensus untuk mengandalkan kekuatan pasukannya, bukan kekuatan Tuhan. Kesombongan itu mendatangkan bencana. Namun, saat Daud bertobat dan menyadari dosanya, belas kasih Allah hadir kembali. Mazmur hari ini menggemakan sukacita orang yang dosanya diampuni dan hatinya dilindungi Tuhan.
Sering kali kita pun sulit mengenali kehadiran Allah - baik karena terlalu akrab, terlalu sombong, maupun terlalu sibuk. Karena itu, melalui kisah dalam bacaan-bacaan hari ini, kita diajak untuk membuka hati, mengenali Tuhan dalam kesederhanaan, dan bertobat dari kelekatan kita pada kekuatan sendiri. Di sanalah kasih dan penyembuhan Allah menjadi nyata.
Ya Tuhan, jadikanlah kami rendah hati agar mampu melihat kehadiran-Mu dalam hidup sehari-hari. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (RABU, 4 FEBRUARI 2026)"
Post a Comment