RENUNGAN HARIAN KATOLIK (MINGGU, 22 FEBRUARI 2026)
RENUNGAN HARIAN KATOLIK
MINGGU, 22 FEBRUARI 2026
HARI MINGGU PRAPASKAH I
Kej. 2:7-9; 3:1-7; Mzm. 51:3-4,5-6a,12-13,14,17; Rm. 5:12-19 (panjang) atau Rm. 5:12,17-19 (singkat); Mat. 4:1-11.
BcO Kel 5:1-6:1.
Warna Liturgi Ungu
RENUNGAN HARIAN:
Bacaan hari ini menggambarkan dua adegan kontras: kejatuhan manusia pertama karena godaan (Kej. 3:1-7) dan kemenangan Yesus atas godaan di padang gurun (Mat. 4:1-11). Adam dan Hawa jatuh karena membiarkan tipu daya iblis masuk ke dalam hati. Mereka tergoda oleh keinginan menjadi seperti Allah dan akhirnya kehilangan kepercayaan kepada-Nya. Sebaliknya, Yesus menunjukkan bahwa godaan bisa dihadapi dan dikalahkan, asalkan kita berakar pada firman dan percaya pada penyelenggaraan Allah.
Rasul Paulus dalam surat kepada umat di Roma menjelaskan bahwa karena satu orang, dosa masuk ke dalam dunia, tetapi karena satu orang juga, yakni Kristus, anugerah keselamatan dianugerahkan kepada semua orang (bdk. Rm. 5:12-19). Ini menjadi dasar harapan kita. Dosa bukan akhir dari segalanya. Dalam Kristus, kita punya kekuatan untuk memperbarui diri dan melawan kuasa dosa yang merusak relasi kita dengan Tuhan, sesama, dan ciptaan.
Yesus dicobai untuk memikirkan kebutuhan diri, mencari kekuasaan, dan memanipulasi Allah demi keuntungan pribadi. Ini sangat relevan dalam dunia kita sekarang, di mana banyak orang tergoda untuk menghalalkan segala cara demi kenyamanan, jabatan, atau pengaruh. Di tengah budaya instan dan hedonis, kita diajak untuk bertanya: Apakah keputusan dan tindakan saya selaras dengan kehendak Allah?
Puasa, pantang, dan amal kasih dalam masa Prapaskah ini bukan sekadar kewajiban rohani, melainkan sarana untuk mendidik hati agar lebih peka terhadap suara Tuhan dan penderitaan sesama. Ketika kita memilih untuk menahan diri, berbagi dengan mereka yang kekurangan, dan melawan ketidakadilan, kita sedang meneladan Kristus yang setia pada kehendak Bapa, bahkan dalam kesulitan. Maka, marilah kita menghidupi masa tobat ini dengan lebih sungguh-sungguh. Bukan hanya dengan meninggalkan dosa pribadi, melainkan juga dengan berani menolak godaan dunia yang mengabaikan martabat sesama dan merusak hidup bersama. Dunia menanti kesaksian kita: orang-orang yang tetap memilih setia kepada Allah dan memperjuangkan kasih dalam kehidupan sosial.
Ya Tuhan, kuatkanlah kami agar mampu menolak godaan dan setia memilih jalan kasih serta keadilan dalam hidup kami. Amin

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (MINGGU, 22 FEBRUARI 2026)"
Post a Comment