RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SENIN, 23 OKTOBER 2023)



RENUNGAN HARIAN KATOLIK

SENIN, 23 OKTOBER 2023

Yohanes dr Kapestrano

Rm. 4:20-25; MT Luk. 1:69-70,71-72,73-75; Luk. 12: 13-21.

BcO Nah. 1:1-8; 3:1-7,12-15a

Warna Liturgi Hijau

Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus: "Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku." Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?" Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu." Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku. Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Renungun:

Yesus mengajarkan bahwa ada harta yang kekal, yaitu harta di surga. Sukacita karena bersekutu secara penuh dengan Tuhan, itulah harta sesungguhnya bagi orang beriman. Tentu bentuknya bukan kenikmatan jasmani seperti digambarkan oleh dunia. Sukacita karena ada bersama Tuhan akan berlangsung selamanya. Inilah yang harus menjadi prioritas kita sebagai pengikut Kristus. 

Prioritas kita akan menyatakan siapa diri kita yang sebenarnya. Ketika seseorang memprioritaskan diri pada harta duniawi maka dia akan cenderung dibawa pada ketamakan dan mementingkan diri sendiri. Sebaliknya, ketika seseorang memprioritaskan kebersatuannya dengan Tuhan, harta duniawi akan menjadi sarana untuk memberikan diri kepada Tuhan dan sesama. Orang yang memiliki prioritas yang benar akan berkomitmen bahwa semua yang dia kerjakan sehari-hari dipersembahkan untuk Tuhan. Kesuksesan yang dia raih akan dikembalikan bagi kemuliaan Tuhan. Sebaliknya, dia rela menanggung kerugian jika dengan begitu Tuhan lebih dipermuliakan. Inilah orang yang kaya di hadapan Tuhan. Bagaimana dengan kita? 

Ya Allah, begitu sering harta duniawi membelokkan mata hati kami sehingga kami sering jatuh menjadi pribadi yang tamak dan mementingkan diri sendiri. Ajarlah kami untuk menjadi pribadi yang mencari harta surgawi dengan berani membuat prioritas dalam kehidupan sehari-hari, yaitu mengandalkan Engkau dan menjadi sesama bagi yang lain. Amin. 


0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SENIN, 23 OKTOBER 2023)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel