RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 8 AGUSTUS 2023)



RENUNGAN HARIAN KATOLIK

SELASA, 8 AGUSTUS 2023

PEKAN BIASA XVIII

Peringatan Wajib St. Dominikus, Pendiri Ordo Pengkotbah

Bil. 12:1-13;

Mzm. 51:3-4,5-6a, 6bc-7,12-13;

Mat. 15:1-2,10-14;

Warna Liturgi Putih

Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yesus dan berkata: "Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan." Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka: "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang." Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?" Jawab Yesus: "Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya. Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."

Renungan :

Miryam dan Harun mengatai Musa dan mulai meragukan perannya sebagai perantara Tuhan dengan umat Israel. Kata-kata yang keluar lewat mulut ini keluar dan hati yang tidak jernih. Kata-kata ini membangkitkan murka Tuhan, sebab mereka justru tidak takut mengata-ngatai seorang pilihan yang setia dalam segenap rumah Tuhan dan telah memandang nipa Tuhan serta berhadap-hadapan berbicara dengan Tuhan. Akibatnya Miryam terkena kusta dan Musa memohon Tuhan menyembuhkannya.

Pengalaman Miryam dan Harun menerangkan kata-kata Yesus kepada orang banyak untuk menanggapi gugatan orang Farisi dan ahli Taurat atas ‘kesalahan’ para murid yang tidak membasuh tangan sebelum makan. “Bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan,melainkan yang keluar dan mulut, itulah yang menajiskan orang. Kata-kata yang mengatai Musa membuat Miryam dan Harun tìdak berkenan di hadirat Tuhan.

Zaman ini ada banyak kata yang keluar dan mulut orang yang dipakai untuk ‘mengatai’ orang lain sehingga menimbulkan konflik dan perselisihan. Ditambahkan pula banyak kata yang berkembang menjadi hoaks yang bukan hanya langsung keluar dan mulut, melainkan juga disebar lewat media sosial yang tingkat penyebarannya sangat luas. Kiranya kita tidak menjadi najis karena apa yang keluar dan diri kita.

Ya Tuhan, ajarlah kami untuk selalu memiliki hati yang tidus sehingga tidak menajiskan diri dengan apa yang keluar dari diri kami. Amin.


0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 8 AGUSTUS 2023)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel