RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SABTU, 17 JUNI 2023)



RENUNGAN HARIAN KATOLIK

SABTU, 17 JUNI 2023

PW HATI TAK BERNODA SP MARIA (PUTIH)

BACAAN I: Yes. 61:9-11

MAZMUR: : 1Sam. 2:4-5.6

BACAAN INJIL: Lukas. 2:41-51

Tiap-tiap tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah. Ketika Yesus telah berumur dua belas tahun pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu. Sehabis hari-hari perayaan itu, ketika mereka berjalan pulang, tinggallah Yesus di Yerusalem tanpa diketahui orang tua-Nya. Karena mereka menyangka bahwa Ia ada di antara orang-orang seperjalanan mereka, berjalanlah mereka sehari perjalanan jauhnya, lalu mencari Dia di antara kaum keluarga dan kenalan mereka. Karena mereka tidak menemukan Dia, kembalilah mereka ke Yerusalem sambil terus mencari Dia. Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka. Dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan segala jawab yang diberikan-Nya. Dan ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata ibu-Nya kepada-Nya: "Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau." Jawab-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?" Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka. Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya.

RENUNGAN:

Pak Zubaidi dikenal sebagai tukang sampah yang berhati emas asal Yogyakarta. Ini karena tiap kali menemukan dompet atau tas berisi uang, ia selalu mengembalikannya kepada si pemilik atau menyerahkannya kepada polisi. Ketika diundang oleh Presiden Jokowi dan ditanya ia mau apa, Zubaidi hanya ingin berfoto bersama presiden. Di tengah maraknya praktik korupsi dan ketidakjujuran, sikap Zubaidi merupakan contoh sikap profetik yang layak dipuji. 

Santa Perawan Maria juga merupakan perempuan berhati emas. Dia tidak berpusat pada kepentingan diri, tetapi pada kehendak Allah. Itulah yang menyebabkan dia bersedia menjadi bunda Immanuel, kendati belum bersuami. Hari ini, sepulang dari ziarah di Yerusalem, Maria dan Yusuf panik karena kehilangan Yesus. Setelah tiga hari mencari-Nya, Maria tidak marah-marah pada Yesus, tetapi berkata kepada-Nya, "Nak .. ., bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau" (ay. 48). Amarah akan meledak bila yang dipikirkan hanya kelelahannya sendiri dalam mencari-cari Yesus; tetapi yang dipikirkan Maria ialah nasib Yesus. Demikian pula, ketika Maria tidak dapat memahami jawaban Yesus, ia tidak berteriak kesal, tetapi "menyimpan semua perkara itu dalam hatinya" (ay. 51 ). Orang yang berhati emas tidak berpusat pada apa yang memuaskan dirinya, tetapi pada apa yang terbaik bagi sesama dan yang berkenan pada Allah. 

Bapa, bantulah kami agar dapat lebih mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. Amin. 


0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SABTU, 17 JUNI 2023)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel