RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SABTU, 10 JUNI 2023)



RENUNGAN HARIAN KATOLIK

SABTU, 10 JUNI 2023

PEKAN BIASA IX (Hijau)

BACAAN I: Tob. 12:1.5-15.20

MAZMUR: : Tob. 13:2.6.7.8

BACAAN INJIL: Markus 12:38-44

Dalam pengajaran-Nya Yesus berkata: "Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan, yang menelan rumah janda-janda, sedang mereka mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat." Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar. Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

RENUNGAN:

Ekspresi itu penting karena mengungkapkan dan menegaskan interioritas seseorang. Kendati demikian, ekspresi bisa menipu sebab bisa saja tidak sesuai kondisi batin. Pada era digital yang adalah era visual ini, Citra diri yang kelihatan dalam pelbagai media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan lain-lain menjadi penting. Para politikus, artis, figur publik, atau perusahaan berusaha memoles citra dirinya agar tampak baik, meyakinkan, dan 'menjual' (saleable). Teknologi informasi mutakhir memudahkan segala upaya memanipulasi citra diri sehingga tampak baik meskipun di dalam lain kenyataannya. Rakyat dan pembeli harus pandai-pandai menilai secara kritis agar tidak tertipu oleh ekspresi luar yang menarik dan meyakinkan. 

Para ahli Taurat dikritik oleh Yesus karena mereka "mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang", padahal mereka "menelan rumah janda-janda" (ay. 40). Para ahli Taurat pandai memoles citra diri mereka. Akan tetapi, bila ekspresi luar itu tidak sesuai kenyataan interior, mereka tidak hanya jatuh dalam kemunafikan, tetapi juga penipuan. Yesus mengingatkan agar para murid bersikap kritis dan tidak mudah tertipu oleh ekspresi luar. Si janda miskin, dari luar tampak hanya memberi sedikit, namun dalam kenyataannya ia memberikan "semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya" (ay. 44). la memberi lebih banyak dibanding ahli Taurat. Tidak disangkal bahwa pada era visual ini ekspresi luar itu penting, namun ekspresi yang tak mencerminkan isi yang sesungguhnya akhirnya akan ditolak orang dan tidak berkenan di mata Allah. 

Ya Tuhan, ajarilah kami untuk menjadi pribadi yang autentik dan total dalam mengabdi kepada-Mu. Amin

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SABTU, 10 JUNI 2023)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel