RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SENIN, 10 JANUARI 2022)



RENUNGAN HARIAN KATOLIK

SENIN, 10 JANUARI 2022

Pekan I – Pekan Biasa I (Hijau)

St. Gregorius X, Paus; St. Agatho

BACAAN I: 1Sam.1:1-8

MAZMUR : 116:12-13.14.17.18-19;

BACAAN INJIL: Markus 1:14-20

Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!" Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.

Renungan:

Berharap dan beriman kepada Tuhan dan mengasihi sesama adalah hal yang menjadi inti keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan. Wujud iman itu adalah doa, persembahan, dan pasrah pada Tuhan, sambil memaafkan sesama. Itulah yang dilakukan Elkana dalam bacaan pertama hari ini (1 Sam. 1:1 -8). Hana, istrinya, yang disakiti Penina, istri lain Elkana, hanya bisa menangis dan berpasrah pada Tuhan. Air matanya menjadi doa hidup yang mengalir ke hadapan Allah dan siap menggenangi pintu hati-Nya. Penina adalah tipikal manusia sombong. Tipikal manusia macam ini yang perlu secepatnya bertobat. Karena itu, dalam Injil hari ini, Yesus menyerukan kedatangan Kerajaan Allah. Maka, perlu bertobat dan percaya kepada Injil (Mrk. 1:15).

Kerajaan Allah itu adalah diri-Nya sendiri yang adalah Raja Alam Semesta. Tentu saja kerajaan itu bersifat spiritual yang hadir dalam hati, jiwa, dan roh manusia. Untuk menegakkan kerajaan itu, Yesus memanggil para murid-Nya (Mrk. 1:16-2). Yang dipanggil itu orang sederhana, nelayan. Mereka bukan kaum terpelajar. Bukan orang kaya. Namun, mereka mempunyai hati yang terbuka untuk Kerajaan Allah. Hal itu mereka tunjukkan dengan secara spontan melepaskan semua milik dan orang upahannya, lalu mengikuti Yesus. Keterbukaan itu yang menyebabkan mereka Iayak untuk menjadi penjala manusia (Mrk. 1:17).

Tuhan, ajarlah kami untuk mempersembahkan diri kepada-Mu. Semoga kami bertobat, percaya pada Injil, dan masuk ke dalam jala kerajaan-Mu. Amin

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SENIN, 10 JANUARI 2022)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel