RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 4 AGUSTUS 2020)

renungan harian

RENUNGAN HARIAN KATOLIK
SELASA, 4 AGUSTUS 2020
PEKAN BIASA XVIII (Warna Liturgi PUTIH)

Pw. St. Yohanes Vianney
BACAAN I: Yer. 30:102.12-15.18-22
MAZMUR: 102:26-21.29.22-23
BACAAN INJIL: Mat. 15:1-2.10-14

Injil Matius 15:1-2.10-14
Kemudian datanglah beberapa orang Farisi dan ahli Taurat dari Yerusalem kepada Yesus dan berkata: "Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan." Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka: "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang." Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?" Jawab Yesus: "Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya. Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."

RENUNGAN:
Allah menghukum bangsa Israel karena mereka bersalah atau tidak setia kepada perjanjian. Mereka tidak menuruti kehendak Allah dan hanya mengikuti kehendak hati mereka sendiri. Hukuman terhadap mereka dinyatakan dengan, “Aku telah memukul engkau dengan pukulan musuh, dan dengan hajaran yang bengis, karena kesalahanmu banyak dan besarlah jumlah dosamu”. Tetapi, Allah juga akan memulihkan mereka sebagai bangsa seperti semula. Inilah janji Allah terhadap umat-Nya yang tidak setia. Mengapa? Karena Allah mencintai umat-Nya. “Aku akan memulihkan keadaan kemah-kemah Yakub, dan akan mengasihani tempat-tempat tinggalnya....”. Dengan kata lain, mereka akan diselamatkan.
Injil hari ini menekankan pentingnya kemurnian hati dan bukan penampilan yang memukau mata orang. Dengan kata lain, orang beriman harusnya mencari dan menemukan ketulusan yang muncul dari hati bening. Orang beriman harus menjaga agar kejahatan tidak bercokol dalam hatinya. Juga jangan menutupi kejahatan atau kesalahan  dengan hal-hal yang kelihatannya saleh supaya tidak mendatangkan hukuman dari Allah. Apa yang lahiriah semestinya menjadi cerminan dari sikap batin dan apa yang hidup dalam hati.
Ya Tuhan, kami menyadari diri sebagai orang lemah dan berdosa. Namun, sering kali hal itu kami sembunyikan karena rasa malu dan gengsi. Ampunilah dosa-dosa kami ya Tuhan. Amin 

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 4 AGUSTUS 2020)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel