RENUNGAN HARIAN KATOLIK (MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026)
RENUNGAN HARIAN KATOLIK
MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026
Hari Minggu Biasa XXVI
Yeh. 18:25-28; Mzm. 25:4bc-5,6-7,8-9; Flp. 2:1-11 (panjang) atau Flp. 2:1-5 (singkat); Mat. 21:28-32.
BcO Ydt 2:1-6; 3:6; 4:1-2.9-15.
Warna Liturgi Hijau
Renungan
Dalam berbagai hal, Allah telah menunjukkan kepada kita pentingnya bersikap rendah hati, baik kepada manusia maupun terutama kepada Allah sendiri. Allah melihat seseorang bukan semata-mata dari perbuatannya, melainkan juga sikap hatinya. Bagi Allah, lebih berkenan seorang pendosa yang bertobat dengan sungguh-sungguh daripada orang yang seolah-olah berlaku benar, namun tidak hidup dalam pertobatan.
Anak yang satu telah menunjukkan kerendahan hatinya di hadapan Bapa. Dia menyadari bahwa dengan menjawab tidak pada kehendak Bapa, dia telah melakukan hal yang membuat dia jauh dari Bapa. Ia menyadari pula bahwa hal yang dia lakukan itu adalah melawan Bapa. Dengan demikian, dia telah berdosa yang menyebabkan dia tidak layak disebut anak Bapa. Ia juga menyadari bahwa dia tidak boleh bertahan terus dengan sikap itu. Sebab sikap melawan Bapa tidak akan membawa dia kepada kehidupan. Sebaliknya, justru mengantar dia kepada bahaya kematian. Bagi dia, hanya dengan melaksanakan kehendak Bapalah dia dapat menyelamatkan dirinya, yang dapat membawa dia kepada kehidupan. Atas kesadaran itu, dia bertobat lalu melaksanakan kehendak Bapanya. Kerendahan hati anak itu memampukan dia untuk bertobat, lebih terbuka, dan taat kepada kehendak Allah.
Kita sebagai anak Allah memang diminta untuk rendah hati. Dalam Bacaan Kedua, Santo Paulus menegaskan bahwa hanya dengan kerendahan hati kita dapat mencintai Tuhan dan sesama. Pertobatan adalah salah satu wujud dari cinta kepada Tuhan dan sesama. Nabi Yehezkiel mengatakan bahwa pertobatan mendatangkan rahmat kehidupan, membuat kita pasti hidup. Yesus yang adalah Putra Allah telah menunjukkan kepada kita jalan kerendahan hati dan ketaatan kepada Bapa-Nya. Maka, kita yang berdosa ini hendaknya mengikuti teladan-Nya, taat dan rendah hati mengakui dosa kita, serta berubah menjadi lebih baik di hadapan Allah.
Ya Tuhan, ubahlah hati kami agar tidak hanya berkata-kata, tetapi juga melakukan kehendak-Mu. Pimpinlah kami menuju jalan pertobatan yang membawa kami kepada sukacita surgawi. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (MINGGU, 27 SEPTEMBER 2026)"
Post a Comment