RENUNGAN HARIAN KATOLIK (JUMAT, 17 JULI 2026)
RENUNGAN HARIAN KATOLIK
JUMAT, 17 JULI 2026
Hari Biasa
Yes 38:1-6.21-22.7-8; MT Yes 38:10.11.12abcd.16; Mat 12:1-8.
BcO Ayb 6:1-30.
Warna Liturgi Hijau
Renungan :
Injil hari ini mengisahkan murid-murid Yesus yang memetik gandum pada hari Sabat karena mereka lapar. Tindakan ini diprotes oleh orang-orang Farisi yang berpegang teguh pada hukum Sabat. Namun, Yesus membela murid-murid-Nya dengan mengingatkan mereka tentang tindakan Daud dan para imam di Bait Allah yang juga melanggar aturan demi kebutuhan yang lebih besar.
Yesus kemudian menyatakan prinsip yang mendasar, "Aku menghendaki belas kasihan dan bukan persembahan." Ini bukan berarti hukum Taurat tidak penting, melainkan menekankan bahwa inti dari hukum adalah kasih dan belas kasihan. Peraturan dibuat untuk kebaikan manusia, bukan sebaliknya. Ketika aturan menjadi lebih penting daripada kebutuhan dan kemanusiaan, esensi aturan itu hilang. Yesus bahkan menegaskan diri-Nya sebagai "Tuan atas hari Sabat". Ini menunjukkan otoritas-Nya dalam menafsirkan dan menggenapi hukum Taurat. Dia datang bukan untuk meniadakan hukum, melainkan untuk menggenapinya dengan kasih. Kita diingatkan untuk selalu mengedepankan belas kasihan dan kasih dalam setiap tindakan kita, bahkan dalam menjalankan aturan-aturan yang ada.
Ya Tuhan, ajarilah kami untuk mengutamakan belas kasihan dalam setiap tindakan kami. Mampukan kami untuk melihat kebutuhan sesama di atas segala peraturan. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (JUMAT, 17 JULI 2026)"
Post a Comment