RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 12 MEI 2026)
RENUNGAN HARIAN KATOLIK
SELASA, 12 MEI 2026
St. Nereus dan Akhilleus, St Pankrasius
Kis 16:22-34; Mzm 138:1-2a.2bc-3.7c-8; Yoh 16:5-11.
BcO Kis 21:27-39
Warna Liturgi Putih
Renungan :
Ketidakadilan bisa menimpa siapa saja, bahkan mereka yang membawa kebaikan. Paulus dan Silas mengalami hal itu. Mereka dipenjara bukan karena mereka melakukan kejahatan, melainkan karena mereka mewartakan kasih Allah dan membebaskan seorang gadis dari kuasa gelap. Bukannya disyukuri, peristiwa itu justru membuat mereka dikurung. Namun, luar biasanya, dalam luka dan belenggu, mereka tidak mengeluh. Sebaliknya, mereka berdoa dan memuji Allah. Suara mereka menembus jeruji, dan Tuhan menjawab doa mereka: gempa mengguncang penjara, pintu-pintu terbuka, rantai-rantai terlepas. Namun, mereka tetap tinggal, tidak kabur. Dan karena kesaksian hidup mereka itu, hati kepala penjara pun tersentuh. Sambil mengantar Paulus dan Silas ke luar, kepala penjara itu berkata kepada mereka, ”Tuan-tuan, apa yang harus aku perbuat supaya aku selamat?” Sebuah pertobatan lahir dari kesetiaan dan damai di tengah penderitaan.
Dalam Injil, Yesus menguatkan murid-murid-Nya yang sedih karena Ia akan pergi. Mereka mungkin belum mengerti bahwa kepergian-Nya bukanlah akhir, melainkan awal dari kehadiran yang lebih mendalam. Yesus berkata, ’Lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi.” Sebab hanya dengan itulah Roh Kudus, Sang Penolong, akan diutus. Roh Kudus bukan sekadar kekuatan atau semangat rohani, melainkan Pribadi Ilahi yang tinggal di dalam hati kita, yang menghibur kita saat kita terluka, menguatkan kita saat kita lemah, dan mengingatkan kebenaran saat dunia membingungkan.
Ya Tuhan, berilah kami keberanian untuk berjalan dalam kebenaran-Mu meskipun dunia di sekitar kami penuh dengan tantangan. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 12 MEI 2026)"
Post a Comment