RENUNGAN HARIAN KATOLIK (RABU, 27 MEI 2026)



RENUNGAN HARIAN KATOLIK

RABU, 27 MEI 2026

St. Agustinus dr Canterbury

1Ptr 1:18-25; Mzm 147:12-13.14-15.19-20; Mrk 10:32-45.

BcO 2Kor 10:1-11:6.

Warna Liturgi Hijau

Renungan :

Kita sering mudah mengingat kegagalan, namun lupa mensyukuri sejuta berkat. Salah satu berkat terbesar yang kita terima dari Tuhan adalah bahwa kita ditebus, bukan dengan perak atau emas, melainkan dengan darah Kristus, Anak Domba yang tak bercacat. Hidup kita begitu berharga sehingga Allah rela menebusnya dengan kasih yang tak ternilai. Maka, hidup ini bukan lagi milik kita sendiri, melainkan milik Allah. Dan ketika kita benar-benar menyadari betapa mahal harga penebusan itu, seluruh cara pandang kita terhadap hidup pun berubah. 

Namun, seperti Yakobus dan Yohanes, kita pun terkadang keliru memahami arti kemuliaan dalam mengikut Kristus. Mereka meminta duduk di sebelah kanan dan kiri Yesus dalam kemuliaan-Nya - cerminan kerinduan akan posisi dan pengakuan. Kita pun sering berharap bahwa kesetiaan kepada Tuhan akan membawa kenyamanan, kehormatan, dan penghargaan. Kita ingin pelayanan dihargai, kerja keras diakui, dan pengorbanan dibalas. Namun, Yesus membalikkan semua itu. Ia berkata, "Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani". Ia tidak menolak kerinduan murid-murid-Nya, tetapi mengarahkannya kepada makna sejati cawan penderitaan. Sebuah simbol kasih yang setia, pengorbanan tanpa pamrih, dan ketaatan di tengah jalan salib. Mengikuti Yesus berarti memberi diri, tetap setia meskipun tak terlihat, dan mengasihi meskipun tak dibalas. 

Ya Tuhan, jadikan setiap langkah kami sebagai ungkapan syukur, dan setiap tindakan kami cerminan kasih-Mu. Amin. 


0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (RABU, 27 MEI 2026)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel