RENUNGAN HARIAN KATOLIK (JUMAT, 15 MEI 2026)
RENUNGAN HARIAN KATOLIK
JUMAT, 15 MEI 2026
Hari Biasa Pekan VI Paskah
Warna Liturgi Putih
Renungan :
Sukacita sejati bukan berasal dari hidup yang bebas masalah, melainkan dari keyakinan bahwa Allah hadir di tengah segala kesulitan. Santo Paulus merasakannya sendiri. Saat berada di Kota Korintus, tempat yang dikenal karena kehidupan moral yang rusak dan sikap yang menolak Injil, ia mulai merasa lelah. Mungkin juga ia merasa takut. Dalam keheningan malam, Tuhan menampakkan diri dan berkata, “Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam, sebab Aku menyertai engkau.” Kata-kata itu menguatkan hatinya. Dengan penghiburan Ilahi itu, Paulus tetap tinggal di sana selama satu setengah tahun, berani dan setia mewartakan Sabda Tuhan meskipun tantangan tak kunjung reda.
Injil hari ini pun menunjukkan bagaimana Yesus mempersiapkan para murid untuk menghadapi penderitaan yang akan datang, terutama kematian-Nya. Ia berkata, “Kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira. Kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.” Akan ada masa-masa sulit, air mata, dan kehilangan. Namun, semua itu bukanlah akhir. Seperti seorang ibu yang melahirkan, rasa sakit akan berganti menjadi sukacita yang mendalam. Lalu, Yesus menambahkan janji yang indah, ”Hati kamu akan bergembira, dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas sukacitamu itu.” Janji ini meneguhkan kita hari ini bahwa bahkan di tengah-tengah pergumulan, sukacita dalam Kristus tetap tak tergoyahkan dan tidak bisa dicuri oleh dunia.
Ya Tuhan, kuatkan kami untuk tetap setia dan bersukacita di jalan-Mu karena kami yakin, Engkau selalu dan senantiasa menyertai kami. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (JUMAT, 15 MEI 2026)"
Post a Comment