RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SENIN, 9 MARET 2026)


RENUNGAN HARIAN KATOLIK

SENIN, 9 MARET 2026

St. Fransiska Romana

2Raj. 5:1-15a; Mzm. 42:2,3; Mzm. 43:3,4; Luk. 4:24-30.

BcO Kel 24:1-18.

Warna Liturgi Ungu

Renungan :

Mengalami penolakan tentu menyakitkan. Lebih menyakitkan ketika kita mengalami penolakan dari orang-orang dekat. Yesus ditolak di Nazaret, kota asal-Nya. Di kota ini Ia dibesarkan. Dia mengenal banyak orang dan orang-orang mengenal-Nya sejak kecil. Ironisnya, justru di sanalah Ia ditolak.

Mereka marah dan tersinggung saat Yesus mengungkapkan bahwa keselamatan tidak hanya untuk kaum mereka, tetapi juga untuk bangsa-bangsa lain; bahwa kasih Allah terbuka bagi semua orang. Salah satu tanda kedangkalan dan kerapuhan hati manusia adalah sulit menerima kebenaran, apalagi jika kebenaran itu datang dari tempat yang tak terduga. "Tidak ada nabi yang diterima di kampung halamannya," kata Yesus.

Yesus memang ditolak di Nazaret, tetapi kasih-Nya tidak berhenti di sana. Ia terus berjalan, terus mengundang, karena keselamatan-Nya tetap ditawarkan, bukan hanya untuk sebagian orang, melainkan untuk seluruh dunia. Sebagai pengikut Kristus, janganlah kita hanya mengenal Yesus secara lahiriah, tetapi harus benar-benar menerima-Nya dalam hati dan hidup kita.

Ya Tuhan, semoga hati kami selalu terbuka kepada kebenaran. Jangan biarkan kami menyimpan prasangka negatif terhadap siapa pun. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SENIN, 9 MARET 2026)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel