RENUNGAN HARIAN KATOLIK (MINGGU, 15 MARET 2026)
RENUNGAN HARIAN KATOLIK
MINGGU, 15 MARET 2026
HARI MINGGU PRAPASKAH IV
1Sam. 16:1b,6-7,10-13a; Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6; Ef. 5:8-14; Yoh. 9:1-41 (panjang) atau Yoh. 9:1,6-9,13-17,34-38 (singkat)
BcO Im 8:1-17; 9:22-24.
Warna Liturgi Ungu
Renungan :
Yesus bertemu dengan seorang pria yang buta sejak lahir. Murid-murid-Nya bertanya tentang penyebab kebutaan itu, dan Yesus menjelaskan bahwa itu bukan karena dosa orang itu atau orang tuanya, melainkan supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia. Lalu, Yesus membuat lumpur dengan ludah-Nya, mengoleskannya ke mata orang itu, dan menyuruhnya membasuh diri di Kolam Siloam. Setelah membasuh dirinya, orang itu pun dapat melihat.
Buta adalah lambang keterbatasan manusia dalam melihat kebenaran, mengenali kasih Allah, dan memahami tujuan hidup. Banyak orang bisa melihat secara jasmani, tetapi "buta" secara rohani karena tidak peka terhadap kehadiran Tuhan atau tidak mampu melihat sesama dengan kasih. Yesus memberi "mata baru": cara pandang baru terhadap dunia, diri sendiri, dan Allah.
Kolam Siloam, yang berarti "Yang Diutus," menjadi simbol bahwa penyembuhan sejati datang dari Sang Diutus, yaitu Yesus sendiri. Kita juga pernah mengalami situasi kebutaan dalam hidup—kehilangan arah dan harapan. Dalam situasi itu, kita diundang datang kepada Yesus, membiarkan Dia menyentuh dan mengubah cara pandang kita dengan iman. Ketika mata rohani kita dibuka, kita dipanggil menjadi saksi terang Kristus bagi dunia.
Ya Tuhan, sembuhkanlah kami dari kebutaan kami. Semoga kami selalu mampu memandang hidup kami dengan mata baru, yaitu mata rohani. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (MINGGU, 15 MARET 2026)"
Post a Comment