RENUNGAN HARIAN KATOLIK (JUMAT, 13 FEBRUARI 2026)
RENUNGAN HARIAN KATOLIK
JUMAT, 13 FEBRUARI 2026
Hari Biasa
1Raj. 11:29-32; 12:19; Mzm. 81:10-11ab,12-13,14-15; Mrk. 7:31-37.
BcO Kej 45:1-15.21b-28; 46:1-7.
Warna Liturgi Hijau
RENUNGAN HARIAN:
Dalam Injil hari ini, Yesus menyembuhkan seorang tuli dan gagap dengan satu kata penuh kuasa: "Efata!" (Terbukalah!) (Mrk. 7:34). Ini bukan sekadar tentang telinga dan lidah yang terbuka, melainkan lambang dari pembebasan batin. Yesus membuka yang tertutup, memulihkan yang rusak, dan mengundang kita untuk terbuka pada karya kasih Allah dalam hidup sehari-hari.
Sebaliknya, dalam bacaan pertama, bangsa Israel terpecah karena hati yang tertutup pada suara Tuhan. Ketidaktaatan dan penyembahan kepada allah asing memecah belah umat, hingga sepuluh suku memberontak dan memisahkan diri dari keluarga Daud (bdk. 1Raj. 11:29-32). Hati yang menolak mendengarkan Allah selalu membawa pada perpecahan, baik dalam bangsa, komunitas, maupun keluarga.
Peringatan Agung Sengsara Tuhan mengajak kita untuk merenungkan kasih Allah yang setia, bahkan ketika kita menutup hati terhadap-Nya. Kita dipanggil untuk menjadi pribadi yang terbuka mau mendengarkan firman-Nya, peka terhadap penderitaan sesama, dan berani memutus rantai keegoisan. Ketika hati terbuka, hidup pun menjadi saluran kasih dan pemulihan bagi sesama.
Tuhan Yesus, bukalah telinga dan hati kami agar mampu mendengar dan melakukan kehendak-Mu dengan setia. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (JUMAT, 13 FEBRUARI 2026)"
Post a Comment