RENUNGAN HARIAN KATOLIK (KAMIS, 21 MARET 2024)



RENUNGAN HARIAN KATOLIK

KAMIS, 21 MARET 2024

Pekan V Prapaskah

Kej. 17:3-9; Mzm. 105:4-5,6-7,8-9; Yoh. 8:51-59.

BcO Bil 20:1-13; 21:4-9

Warna Liturgi Ungu

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya." Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: "Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?" Jawab Yesus: "Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita." Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.

Renungan :

Dalam situasi dunia yang masih diwarnai konflik, kita temukan begitu banyak orang yang terpaksa harus mengungsi dari tanah atau negerinya sendiri ke negeri lain. Selain mengalami penganiayaan di negeri mereka sendiri, para imigran ini mengalami penolakan di tempat lain. Dengan berbagai alasan, banyak orang atau negara menolak kehadiran para imigran ini. Di tengah berbagai penolakan tersebut, Paus Fransiskus sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma justru menerima, bahkan membawa mereka ke Italia. Sungguh suatu sikap yang sangat mengesankan bagi dunia. Tanpa memandang Iatar belakang dan negara asal mereka, Paus Fransiskus menerima dan membawa mereka. Paus sungguh-sungguh memahami bahwa penolakan selalu mengakibatkan penderitaan bagi pribadi-pribadi yang ditolak. 

Yesus pun sering kali mengalami penolakan. Penolakan tersebut datang dari orang-orang Yahudi sebagaimana kita dengar dalam Injil hari ini. Penolakan mereka diungkapkan dengan menuduh Yesus kerasukan setan. Apa pun yang dikatakan Yesus, mereka sanggah dan tolak. Bahkan, mereka mengambil batu untuk melempari Dia. Penolakan-penolakan ini tentu mendatangkan penderitaan bagi Yesus. Dalam situasi demikian, Yesus tidak menyerah. 

Dewasa ini, masih banyak orang yang menderita dan ditolak. Sebagaimana Paus Fransiskus yang melihat wajah Tuhan yang menderita dalam wajah imigran, marilah kita berusaha menerima mereka yang ditolak dan menderita sebagai saudara kita. Marilah kita berusaha untuk mendekati, menyapa, serta menghilangkan dahaga dan lapar mereka akan kasih. Dengan itu, mereka akan merasakan kasih Tuhan yang tidak menolak mereka. Mereka tidak merasa terasing dan sendirian. 

Ya Bapa, Engkau selalu dengan tangan terbuka menerima siapa saja yang datang kepada-Mu. Buatlah kamijuga selalu mampu menerima siapa saja dalam hidup ini. Amin.

0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (KAMIS, 21 MARET 2024)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel