RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 20 FEBRUARI 2024)



RENUNGAN HARIAN KATOLIK

SELASA, 20 FEBRUARI 2024

Hari Biasa

Pekan I Prapaskah

Yes. 55:10-11; Mzm. 34:4-5,6-7,16-17,18-19; Mat. 6:7-15.

BcO Kel 6:29-7:25.

Warna Liturgi Ungu

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Renungan 

Doa Bapa kami adalah doa Tuhan sebab Yesus sendiri yang mengajarkan doa itu kepada para murid-Nya. Para murid selalu menyaksikan Yesus berdoa di atas bukit dan kadang-kadang la berdoa pagi-pagi buta atau berdoa semalam-malaman. Karena itu, mereka tertarik dan memohon supaya la mengajari mereka berdoa. Doa Bapa kami adalah doa yang sempurna. Doa Bapa Kami dimulai dengan menyapa Allah sebagai Bapa kami yang di surga, dilanjutkan dengan menyampaikan tiga pujian kepada Bapa: "Dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu; jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga" (Mat. 6:9-10). Selanjutnya, ada empat permohonan untuk keperluan manusia: "Berilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya; ampunilah kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, dan lepaskanlah kami dari yang jahat" (Mat. 6: 11-13). 

Doa Bapa kami keluar dari mulut Yesus sendiri. Maka, harapannya adalah sebagaimana dikatakan Nabi Yesaya, "Sebab, seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, membuatnya subur dan menumbuhkan tanaman, memberikan benih kepada penabur dan makanan kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku; ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya" (Yes. 55: 10-11). 

Masa Prapaskah ini menjadi kesempatan bagi kita untuk lebih banyak berdoa. Santa Theresia dari Lisieux pernah berkata, "Kadang-kadang ketika saya berada dalam kondisi kekeringan rohani, sehingga tidak ada satu pun pikiran baik yang terlintas dalam benak saya, saya mengucapkan doa "Bapa Kami" atau doa "Salam Maria", dengan sangat pelan, dan doa-doa ini sudah cukup untuk mengeluarkan saya dari diri saya sendiri, dan secara luar biasa menyegarkan saya." Bagaimana dengan kita? 

Tuhan, ajarlah kami untuk berdoa dengan sungguh pada masa Prapaskah ini. Amin.


0 Response to "RENUNGAN HARIAN KATOLIK (SELASA, 20 FEBRUARI 2024)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel